Kamis, 06 Agustus 2009

CARA MENGATASI JERAWAT



Jengkel, pusying mikirin jerawat yang membandel di wajah...?
Merasa gak nyaman dengan gunung vulcano kecil yang ada di wajah...?

hmm...gak enak banget memang kalo kita punya jerawat, menggaanggu penampilan. memang bikin pusing mikirin jerawat yang membandel tapi jangan di bikin stress, karena stress adalah salah satu penyebab timbulnya jerawat.

saya mengalami gimana mindernya saya waktu wajah saya bermasalah dengan jerawat. tadinya kulit muka saya tidak pernah bermasalah, tapi setelah facial, muka saya langsung kontan timbul jerawat, karena waktu itu saya tidak mau lagi datang untuk perawatan. facial itu sakit...

Jerawat itu terjadi karena pori-pori yg tersumbat terinfeksi dgn bakteri. Stress, hormon dan udara yang lembab juga dapat memperbesar kemungkinan infeksi jerawat, karena menyebabkan kulit memproduksi minyak, yang merupakan tempat berkembang-biaknya bakteri. bakterinya di sebut P.acnes.

dari pengalaman saya, ada tips yang mampu mengatasi jerawat membandel di wajah :
  1. jangan menggunakan make-up yang berlebih karena itu akan menyumbat pori-pori dan akhirnya bisa penimbunan minyak berlebih. gunakan saja make-up yang berbahan dasar air.
  2. bersihkan wajah setiap kali habis keluar rumah ataupun habis beraktivitas, gunakan pembersih yang berbahan dasar air ataupun sabun khusus untuk kulit berjerawat.
  3. hindari makan makanan yang berlemak ( kacang, coklat, dsb.)
  4. konsumsi buah dan sayur yang cukup akan vitamin A,C,E
  5. jangan memencet jerawat dengan tangan, karena akan terjadi peradangan nantinya.
  6. gunakan pasta gigi untuk mengurangi bengkak jerawat, karena sifat basa dari pasta gigi akan menetralkan sifat asam dari kulit yang berjerawat.
  7. obat tradisional yang bisa digunakan yakni rebusan daun sirih, basuh setiap hari.
  8. banyak minum air putih.
  9. cukup tidur
  10. basuh muka dengan air wudhu.

selamat mencoba...

insyaallah tips saya bisa bermanfaat..........

Sabtu, 01 Agustus 2009

Happiness and Grief in LOVE













Hmm….
Love can grow in wherever, whenever and to everyone. Love will coming with a beautiful way and in a beautiful moment too.
Semua itu sangat indah sekali untuk dibayangkan, mungkin pada saat membayangkan semua itu tidak terbersitpun sedikit rasa sakit yang akan timbul nantinya.


Friend --> close friend --> someone special --> soulmate


Itu urutan yang wajar, cinta dimulai pada fase pertemanan yang di sana ada proses perkenalan satu sama lain kemuadian merasa semakin dekat dan akhirnya saling merasa ada sesuatu rasa di antaranya, merasa saling nyaman dan mungkin rasa itulah yang mengawali rasa sayang.
Sebuah hubungan yang dijalani berawal dari pertemanan untuk mengakhirinya penuh dengan rasa yang tidak enak, nantinya akan muncul rasa canggung atau bahkan akan muncul satu rasa yang mungkin tidak terelakkan yakni sakit hati yang teramat.

Faktanya, seseorang yang memiliki hubungan dengan temannya sendiri ya bisa bilang notabennya adalah teman sekelasnya sendiri, pada saat berakhirnya hubungan tersebut, akan ada rasa canggung satu sama lain, semakin ada rasa saling menjaga jarak satu sama lain, ada rasa cuek, acuh tidak mau tau lagi tentang dia, dan bisa saja itu akan berlanjut untuk tidak saling tegur sapa dan bahkan tidak ingin saling mengenal. hal itu sangat menyiksa dan menjengkelkan apalagi bisa bertemu setiap hari dengan situasi yang aneh seperti itu.

Awal yg sangat indah, dibangun dengan rasa yang manis dari masing insan, saling menyangi, dan penuh dengan rasa perhatian yang berlebih namun pada akhirnya tidak sedikit yang berakhir dengan begitu saja menjadi sesuatu yang tidak berarti sama sekali. Bahkan untuk mengenangnya saja sangat menyakitkan dan sebisa mungkin tidak ingin di ingat. Wajar sekali akan timbul perasaan yang seperti itu pada akhirnya. Itu lah yang dinamakan....
“ happiness and grief in love “.

“ be careful with love “
Believe that love isn’t beautiful forever….




Jumat, 31 Juli 2009

USAHA BERAWAL DARI HOBBY











Sebenarnya hobby yang paling menguntungkan itu adalah hobby yang dapat menghasilkan pundi-pundi uang saku tambahan. saya sebagai mahasiswi tadinya tidak pernah berfikir untuk menjadi seorang enterpreneur, karena saya selalu tidak yakin dengan diri saya kalau saya bisa melakukannya. Semuanya berawal dari hobby saya yang senang sekali mengutak-ngutik barang-barang yang sudah tidak terpakai lagi.
Sedikit cerita, pada saat saya sedang mengisi waktu luang, saya berfikir untuk membuat sesuatu dan iseng-iseng saya membuat sebuah bingkai foto dengan menggunakan bahan-bahan sisa yang ada di rumah saya, pada suatu ketika teman saya datang ke rumah dan melihat bingkai foto tersebut dan akhirnya ia tertarik untuk memesannya. Pada waktu itu saya tidak pernah terfikir kalau apa yang saya buat ini dapat disukai oleh orang lain juga.
Dari situ saya mulai mencoba membuat berbagai pernak-pernik lainnya dari bingkai foto sampai bros lucu yang bisa dipadankan dengan pakaian. Usaha saya ini baru dirintis dan belum banyak yang mengetahui, baru dikalangan tertentu saja, apabila ada yang memesan ya saya buatkan.
Ada beberapa tips dari saya untuk menjadi seorang entrepreneur yang memulai usahanya dari sebuah hobi :

  1. Apabila anda ingin menjadi entrepreneur hal utama yang mesti ada singkirkan ada rasa takut. besarkan hati anda dan beranilah mengambil tindakan. menjadi entrepreneur itu tidak selalu berhasil, pasti ada jatuh bangunnya, tapi jangan takut dan jangan berputus asa. Menjalani usaha yang berawal dari sebuah hobi harus yakin bahwa hobby yang ada geluti itu dapat berhasil dijadikan usaha.
  2. Modal, modal adalah salah satu faktor berjalannya sebuah usaha. Jangan salah terka dulu modal disini selain uang juga butuh modal kemauan dalam menjalankan suatu usaha. kalau ada modal uang tapi kemauannya tidak ada ya sama saja tidak akan berjalan. usaha yang saya jalanin juga tidak begitu memerlukan modal banyak.
  3. Seorang entrepreneur harus bisa melakukan inovasi atau mengasilkan sesuatu yang beda dalam produksinya, kreatif, dan selalu melihat apa sih yang sedang digandrumi oleh para konsumen.
  4. Pasarkan hasil produksi ke tempat yang sesuai, seperti hasil produk yang saya buat itu umumnya digemari oleh para remaja, jadi saya harus tahu di mana saya harus memasarkannya di tempat yang banyak remajanya, seperti di sekitar kampus misalnya.
  5. Pasarkan produk ke tempat yang belum banyak orang membuatnya.
  6. Yang terakhir adalah Just do it ... !!


Selamat mencoba dan semoga berhasil....